Rabu, 06 Februari 2013

KUMPULAN FOTO RAHIM (SERVIKS) WANITA SEHAT

Serviks atau dalam istilah indonesia biasa disebut dengan  leher rahim adalah bagian bawah rahim berbentuk melingkar yang berbatasan dengan vagina, terdiri dari jaringan berserat dan sebagian besar otot
Setiap wanita haruslah paham dan mengerti bagaimana cara merawat dan menjaga salah satu organ yang sangat penting tersebut, hal ini dikarenakan daerah tersebut (leher rahim/serviks) sangatlah rentan dengan penyakit terutama penyakit kanker leher rahim (serviks) salah satu penyakit berbahaya yang paling banyak menjangkiti perempuan di Indonesia.
Kanker serviks (kanker leher rahim) dapat menjadi ancaman bagi semua perempuan tanpa memandang usia. Adenokarsinoma adalah kanker serviks yang paling agresif dan berbahaya dan merupakan kanker serviks yang sering terjadi pada perempuan muda dan lebih sulit terdeteksi melalui deteksi dini
Kebanyakan kanker leher rahim (serviks) stadium dini berlangsung tanpa menimbulkan gejala sedikitpun, sehingga penderita masih dapat menjalani kegiatan sehari-hari. Namun apabila Kanker leher rahim sudah mengalami progresifitas atau stadium lanjut maka gejala-gejala yang timbul antara lain
  • Pendarahan sesudah senggama
  • Pendarahan spontan yang terjadi di antara periode menstruasi rutin
  • Nyeri Panggul
  • Nyeri ketika berhubungan seksual
Namun semua itu bisa kita cegah, sesuai dengan kata pepatah “lebih baik mencegah daripada mengobati”, pencegahannya dapat berupa :
  • Jangan bergonta ganti pasangan seksual l dan hindari berhubungan seks dibawah usia 20 karena secara fisik seluruh organ intim dan yang terkait pada wanita baru matang pada usia 21 tahun.
  • Bagi wanita yang aktif secara seksual, atau sudah pernah berhubungan seksual, dianjurkan untuk melakukan tes HPV, Pap Smear, atau tes IVA, untuk mendeteksi keberadaan Human Papilloma Virus (HPV), yang merupakan biang keladi dari munculnya penyakit kanker serviks.
  • Bagi wanita yang belum pernah berhubungan seks, atau anak-anak perempuan dan laki-laki yang ingin terbentengi dari serangan virus HPV, bisa menjalani vaksinasi HPV. Vaksin HPV dapat mencegah infeksi HPV tipe 16 dan 18. Dan dapat diberikan mulaidari usia 9-26 tahun, dalam bentuk suntikan sebanyak 3 kali (0-2-6 bulan). Dan biayanya pun terbilang murah.
  • Tips yang terakhir adalah menjaga pola makan seimbang dan bergizi, serta menjalani gaya hidup sehat (berolahraga).

Kembali kepada pembahasan utama dari artikel ini yang mana penulis bermaksud ingin membuka mata para wanita agar lebih memperdulikan kesehatan, terutama kesehatan reproduksinya, sengaja di bawah ini penulis sajikan beberapa foto leher rahim (serviks) dari wanita berbagai usia di belahan penjuru dunia.


1. Foto disamping adalah bentuk leher rahim dari Wanita berusia 25 tahun yang tidak memiliki riwayat penyakit infeksi menular seksual, wanita tersebut belum pernah melahirkan dan selalu menggunakan kondom dalam setiap berhubungan seksual sehingga dinding vaginanya tidak pernah tersiram cairan sperma.

2. Foto disamping adalah leher rahim dari seorang wanita berusia 25 tahun yang diambil 6 minggu setelah melahirkan.

3. Foto disamping adalah leher rahim dari Wanita berusia 29 tahun dan telah dua kali melahirkan secara normal (tidak melalui operasi) pada rentang waktu 6 dan 10 tahun yang lalu. Pemotretan ini diambil saat dirinya melakukan aborsi pada keadaan hamil 7 minggu.


4. Foto di atas diambil pada saat wanita perawan melakukan hubungan seksual pertama kali, anda pasti tentunya melihat genangan darah di sekitar leher rahimnya, dan foto yang kedua diambil ketika dirinya pasca (setelah) pasangannya ejakulasi (klimaks/menyemprotkan sperma), terlihat dengan jelas tampak genangan sperma di wilayah leher rahimnya.

5. Ini adalah leher rahim seorang wanita berusia 35 tahun yang telah melahirkan sebanyak empat kali.

6. Foto ini diambil dari seorang ibu berusia 23 tahun yang telah melahirkan dua kali

7. Foto disamping adalah leher rahim seorang wanita berusia 25 tahun yang sedang hamil tua.

8. Ini adalah leher rahim seorang wanita berusia 28 tahun yang sedang hamil anak keduanya.

9. Ini adalah leher rahim seorang wanita berumur 25 tahun hamil yang sedang hamil anak pertamanya.

10. Foto ini menampilkan leher rahim seorang wanita berusia 34 tahun yang sedang mencoba untuk hamil dengan menggunakan jasa donor sperma.

11. Foto dari leher rahim perempuan yang belum pernah hamil dan tidak memiliki riwayat penyakit menular seksual.

12. Wanita ini adalah 29 tahun yang memiliki memiliki siklus menstruasi 29 hari. Foto ini diambil setelah 6 tahun dirinya melahirkan. Dalam setiap harinya wanita ini mengkonsumsi progesteron dan banyak vitamin untuk mencoba hamil.

13. Ini adalah foto dari seorang wanita berusia 35 tahun yang telah melahirkan sebanyak empat kali (anak terakhir 11 tahun yang lalu) foto ini diambil saat dirinya tengah hamil anak kelimanya.

14. Leher rahim seorang wanita empat anak yang telah berusia 62 tahun, wanita ini telah 12 tahun mengalami Monopause namun masih aktif berhubungan seksual dengan pasangannya. Kelahiran anaknya yang terakhir sekitar 29 tahun yang lalu.

15. Foto disamping diambil dari wanita berumur 30 tahun dan belum pernah hamil.

16. Ini adalah leher rahim seorang wanita berusia 26 tahun yang belum pernah melahirkan.

17. Ini adalah leher rahim seorang wanita berusia 22 tahun yang mempunyai anak satu yang melahirkan dua tahun lalu.

18. Ini adalah leher rahim seorang wanita berusia 27 tahun yang melahirkan secara normal empat tahun lalu.

19. Ini adalah leher rahim seorang wanita berusia 45 tahun yang melahirkan secara normal dua kali dalam usia 20-an. Dia tidak memiliki riwayat infeksi menular seksual.

20. Ini adalah foto dari leher rahim serviks seorang wanita berusia 32 tahun yang  tidak pernah melahirkan.

21. Ini adalah leher rahim seorang wanita berusia 29 tahun yang belum pernah melahirkan.

22. Foto di samping adalah leher rahim dari seorang wanita berusia 27 tahun yang telah melahirkan secara normal sekali dan satu kali kelahiran caesar.

23. Ini adalah leher rahim seorang wanita berusia 24 tahun yang belum pernah melahirkan.

24. Ini adalah leher rahim seorang wanita berusia 23 tahun yang belum pernah melahirkan.

25. Ini adalah leher rahim seorang wanita berusia 26 tahun yang belum pernah melahirkan.

26. Ini adalah leher rahim seorang wanita berusia 21 tahun yang belum pernah melahirkan.

27. Ini adalah leher rahim seorang wanita berusia 24 tahun yang belum pernah melahirkan, foto ini diambil sesaat setelah dirinya melakukan hubungan seksual dengan pasangannya, sehingga terdapat cairan sperma di beberapa titik pada bagian leher rahimnya.

28. Ini adalah leher rahim seorang wanita berusia 22 tahun yang belum pernah melahirkan. Namun banyak mengkonsumsi pil kontrasepsi selama 3-4 bulan terakhir.

29. Ini adalah leher rahim seorang wanita berusia 37 tahun yang telah memiliki 4 anak dengan kelahiran normal. Dan saat ini dirinya banyak mengkonsumsi vitamin untuk usaha hamil ke-5 nya.

30. Ini adalah leher rahim seorang wanita berusia 27 tahun yang melahirkan secara normal 6 tahun yang lalu.

31. Ini adalah foto dari seorang wanita berusia dua puluh enam tahun yang telah memiliki satu orang anak dengan cara melahirkan normal, dan dirinya mengalami riwayat pendarahan saat hamilnya tersebut.

32. Ini adalah leher rahim seorang wanita 25 tahun yang sedang hamil tua.

33. Foto di samping diambil dari Wanita berumur 29 tahun, dirinya belum pernah melahirkan dan selama hidupnya tidak pernah menggunakan alat, Dia bukan wanita perokok namun sering mengkonsumsi minuman keras. Sehingga pada leher rahimnya terdapat bintik-bintik putih, hingga pada akhirnya dokter menguji sel dan menemukan dia menderita Displasia Serviks Ringan.

34. Ini adalah foto seorang wanita yang pernah tiga melahirkan melalui operasi caesar, dan saat ini ia mengalami keguguran pada 6 minggu kehamilannya karena progesteron rendah.

35. Wanita ini memiliki sindrom ovarium polikistik (PCOS), gejalanya bisa berupa menstruasi yang tidak teratur, kurangnya ovulasi, jerawat, kenaikan berat badan, pertumbuhan berlebih pada rambut di wajah dan tubuh, penipisan rambut pada kulit kepala, depresi, dan kista pada indung telur. Hal ini sering dikaitkan dengan masalah dengan regulasi gula darah normal (resistensi insulin) dan diabetes. Sindrom ini dapat mempengaruhi dan sering menurunkan kesuburan seorang wanita. Perubahan gaya hidup dapat membantu menyembuhkan PCOS (seperti olahraga teratur, perubahan pola makan, dan pengendalian berat badan, dan banyak mengkonsumsi zat-zat bergisi).

36. Ini adalah leher rahim seorang wanita berumur 25 tahun dan tidak pernah punya anak. Pada usia 14, ia memiliki tumor ovarium namun berhasil disembuhkan dan oleh dokter disarankan untuk mengkonsumsi  pil KB untuk mencegah pertumbuhan kista ovarium lanjutan. Dia selalu mengkonsumsi pil pengontrol kelahiran selama 11 tahun dari usia 14-25.

37. Ini adalah leher rahim seorang wanita berusia 24 tahun, yang melahirkan dengan cara normal enam tahun yang lalu. Dia saat ini sedang berusaha untuk hamil lagi dengan mengkonsumsi obat-obatan tertentu untuk meningkatkan kesuburan, dan telah berlangsung selama 19 bulan.

38. Ini adalah leher rahim wanita brumur 23 tahun yang melahirkan secara normal dua tahun lalu. Dia biasanya memiliki siklus 30 hari dan tidak memiliki riwayat infeksi menular seksual. Leher rahimnya mengalami robek selama kelahiran bayi pertamanya yang berukuran besar sehingga dibutuhkan beberapa jahitan sehingga bentuk leher rahimnya menjadi tidak teratur  (anda dapat melihatnya di foto)  Setelah lahir, ia juga mengalami prolaps rahim sehingga harus diperbaiki dengan prosedur Colpohysteropexy Laparoskopi sacral. Dokternya menyarankan operasi caesar untuk kelahiran masa depan karena kekhawatiran serviks (rahim) tidak mampu untuk melahirkan secara normal dan akan menyebabkan trauma lebih lanjut.

39. Ini adalah leher rahim seorang wanita berusia 28 tahun yang melahirkan secara normal 4 tahun yang lalu. Dia mengalami menstruasi yang tidak teratur selama beberapa bulan, sehingga dia berkonsultasi dengan dokter nya. Sekitar 7 bulan lalu dia didiagnosa menderita polip serviks, pertumbuhan (biasanya jinak) pada leher rahim yang dapat menyebabkan pendarahan yang tidak teratur, perdarahan setelah hubungan seksual. Namun dalam operasi sederhana yang disebut polypectomy, akhirnya permasalahan dalam rahimnya tersebut bisa teratasi dengan baik, sehingga Siklus nya kembali normal dalam waktu 3 bulan setelah operasi tersebut.




Sumber :



5 komentar:

FAJAR mengatakan...

Perjuangan seorang ibu

yati nurhayati mengatakan...

Trima kasih sudah memberikan informasi, semoga dapat bermanfaat khususnya bagi para wanita.

khoirul sani mengatakan...

Kayaknya perlu impormasi lebih detil lagi, di sebagian masyarakat yg awam dan dianggap tabuh apa bila kita membaca atau melihat hal2 yg mengenai organ intim,padahal bagi kita sangat lah penting untuk mengetahui penyakit atau penyebab ketidak sehatan organ intim kita, sementara kita sendiri terkadang upa untuk memperhatikan organ intim kita sendiri.

Ina Santtika mengatakan...

(O_O) Cara DEWASA | Cerita DEWASA | Foto Hot Artis


Obat Kuat Alami | Obat Tahan Lama | Pills menyembuhkan disfungsi Ereksi


Obat Kuat Alami | Obat Kuat Seks Herbal - Tradisional

(O_O) Obat Peninggi Badan Alami | Peninggi Badan Super cepat


(O_O) obat pelangsing badan alami

(O_O) Obat Penggemuk Badan Alami

(O_O) Obat Perangsang Wanita

(O_O) Obat Pemutih Badan Alami

(O_O) Cream Pemutih Wajah Herbal

(O_O) Obat Jerawat Alami

(O_O) Obat Pembesar Penis Alami

(O_O) Obat Penghilang Bekas Luka Alami

(O_O) Alat Bantu Wanita

(O_O) Alat Bantu Pria

(O_O) Obat Pembesar Penis Pria


(O_O) Cara Memperbesar Alat Vital Alami

(O_O) Toko Alat Bantu Vibrator


(O_O) Vigrx Plus Original - asli






















































































































































































































































































































































































































































































































Artiikel indonesia mengatakan...

Artikel yang menarik, lengkap sekali gambar n keterangannya, terimakasih infonya

Poskan Komentar